Baqi’ adalah nama suatu komplek pekuburan di dalam wilayah Kota Madinah yang terletak sekitar 30 meter di sebelah timur Masjid Nabawi.Dalam bahasa Arab, Baqi’ berarti tanah yang luas dan ditumbuhi oleh pepohonan. Tempat di mana terdapat tunggul berbagai jenis pohon. Dari arti itulah dinamakan Baqi’ Al-Gharqad. Al-Gharqad adalah pohon berduri yang sangat besar.Tanah ini terdiri dari tanah lembut dan tidak berbatu, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai pekuburan.

Sejak zaman jahiliyah, Baqi’ telah berfungsi sebagai tempat pemakaman jenazah penduduk Madinah (Yatsrib). Setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, tempat itu dijadikan sebagai pemakaman umum penduduk Madinah. Jamaah haji yang meninggal dunia di Madinah pun dimakamkan di pekuburan Baqi’ ini.

Areal pemakaman Baqi’ sangat terkenal di kalangan kaum Muslimin dan sering diziarahi, terutama oleh jamaah haji dan umrah yang sempat berkunjung ke sana. Hal ini karena di pemakaman tersebut dimakamkan sekitar 10.000 orang sahabat dan keluarga Nabi Muhammad SAW.

Makam Baqi Tampak Atas

Di antara para sahabat utama yang dimakamkan di sini ialah Utsman bin Affan (khalifah yang ketiga), Abbas bin Abdul Muthalib (paman kandung Nabi Muhammad SAW), dan sebagian dari syuhada yang gugur pada perang Badar dan Uhud.

Sedangkan di antara keluarga Nabi Muhammad SAW yang dimakamkan di sini ialah para istri Nabi Muhammad SAW seperti Siti Aisyah binti Abu Bakar, Ummu Salamah, Juwairiyah, Zainab, Hafsah binti Umar bin Khathab, Shafiyah, dan Mariyah Al-Qibthiyah. Sedangkan Siti Khodijah berada di Pemakaman Ma`la (Makkah) dan Siti Maimunah berada pinggir jalan di kawasan Zam`un menuju Madinah dari arah Makkah

Ikut juga dimakamkan di sini putra-putri Nabi Muhammad SAW tercinta; Ibrahim, Zainab, Ummi Kaltsum, Ruqaiyah, Siti Fatimah, Q`asim, Abdullah, dan juga cucu Nabi, Sayyidina Hasan RA hingga keturunannya, begitu juga keturuna para sahabat dan Ibunda Ali bin Abi Thalib, Fatimah binti Asad.

Selain itu, ditemukan juga makam Halimatus Sa’diyah, ibu susuan Rasulullah SAW dan Shafiyah, bibi Rasulullah. Makam salah seorang fukaha terkemuka, Imam Malik bin Anas, juga dijumpai di pemakaman Baqi’.
Areal Pemakaman Baqi

Menurut riwayat yang diterima dari Abi Syaibah dan diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW setiap awal tahun selalu melakukan ziarah ke pemakaman Baqi’. Setiap berziarah ke sana, beliau mengunjungi makam para syuhada Badar dan Uhud. Dan di situ beliau membaca doa, “As-salamu’alaikum bima shabartum, fani’ma uqba ad-dar. (Kesejahteraan atas kalian semua atas kesabaran kalian menghadapi peperangan, sesungguhnya surga itu sebaik-baik tempat kembali).”

Aisyah mengatakan bahwa, ketika malam gilirannya, Rasulullah pergi di akhir malam menuju Baqi’ dan berkata, “Semoga keselamatan tercurah pada kalian, wahai penghuni rumah kaum mukmin. Kami dan kalian akan bertemu esok hari (hari Kiamat), dan sebagian dari kita akan mengharapkan syafaat dari sebagian yang lain. Insya Allah, kami akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah penghuni Baqi’ Al-Gharqad.” (Sunan As sughra, An-Nasa’i).

Rasulullah SAW sendiri sering pulang pergi ke Baqi’. Beliau pergi ke Baqi’ malam hari, lalu berdoa dan memohonkan ampunan bagi penghuninya. Nafi’ meriwayatkan dari Ibnu Umar, Nabi SAW bersabda, “Siapa yang mampu meninggal di Madinah, hendaklah dia meninggal di Madinah. Sesungguhnya aku akan memberi syafaat bagi siapa saja yang meninggal di sana.” (HR. Ahmad).

Abdullah bin Dinar meriwayatkan dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda, “Akulah manusia pertama yang akan keluar dari bumi, kemudian Abu Bakar, Umar, lalu penghuni Baqi’ dan mereka dihimpun bersamaku. Lantas, aku menunggu penduduk Makkah sehingga aku berkumpul dengan mereka di antara Dua Tanah Suci.” (HR. At-Tirmidzi).

Sebelumnya, Nabi Muhammad SAW tidak membolehkan umatnya berziarah ke pemakaman keluarga mereka karena setiap berziarah, mereka mengeluarkan air mata sambil menyebut-nyebut kebaikan orang yang telah meninggal tersebut. Akan tetapi setelah Allah SWT mengizinkannya melakukan ziarah ke pemakaman di Baqi’ itu, beliau pun memberi izin kepada umat Islam untuk berziarah dengan bersabda, “Dulu aku melarang kamu menziarahi, tetapi sekarang aku mengizinkan kamu berziarah.” (HR. Tirmidzi).

Oleh karena banyaknya para sahabat, syuhada dan keluarga Nabi Muhammad SAW yang dimakamkan di pemakaman tersebut, maka berziarah ke tempat itu menjadi salah satu yang dianjurkan terhadap jamaah haji dan umat Islam lainnya. Hal ini bermanfaat antara lain untuk mengingat dan mencontoh perjuangan mereka serta mendoakan bagi keselamatan dan kesejahteraan mereka.

Tembok Makam Baqi

Saat ini, areal pemakaman Baqi’ masuk kawasan pusat Kota Madinah. Memiliki luas sekitar 138.000 meter persegi. Di sekitarnya, dibangun pagar tembok yang berjeruji setinggi empat meter. Para peziarah laki-laki pada waktu tertentu dibolehkan oleh petugas untuk memasuki areal pemakaman, sedangkan para wanita dibolehkan berziarah dari luar pagar.

Nampak Nisan Dari Batu Tak Bernama

Namun jangan pernah Anda membayangkan dapat melihat nisan mereka semua. hanya tampak gundukan tanah dengan sepasang nisan dari batu tak bernama.Pemakaman di Baqi` atau Ma`la yang berada di Mekah Al Mukarramah hampir sama dengan sejumlah pemakaman di kawasan Arab Saudi.

Pekuburan ini sangat berbeda dari kuburan muslimin di negeri kita. Bedanya? Kuburan kita sangat fancy, penuh warna, penuh asesori, ada kuburan yang diberi "kijing", bahkan ada yang diberi pondok beratap. Beda lainnya? Di Baqi, kita tidak tahu siapa yang dikubur di bawah gundukan yang hanya bertanda 2-3 batu biasa. Tidak ada nisan bertulisan nama, tak ada tanpa apapun yang membedakannya dari kuburan lainnya. Gundukan tanah yang adapun seakan tak terawat terlanda abrasi (erosi yang disebabkan angin).

Sebagaian jamaah haji atau peziarah menyayangkan, kenapa pemerintah Arab Saudi tidak memasang daftar nama siapa tokoh, apalagi sekaliber sahabat dan keluarga Nabi Muhammad SAW, sebagai penunjuk siapa saja yang dimakamkan di sana.


"Padahal yang dimakamkan di sini adalah orang-orang penting dalam perjuangan Islam maupun tingkat kesalehannya. Cuma segini penghargaan kepada mereka?" ujar salah seorang jamaah haji Indonesia yang berada di lokasi.

Dari keterangan Syekh Abdullah, imam musholla dekat pondokan di Makkah, bahkan Raja Fahd, raja Kerajaan Arab saudi yang baru mangkat pun hanya dikubur dengan tanda 3 buah batu biasa. Inilah cara Islam dalam menguburkan ummat yang meninggal dunia. Tidak ada ritual ziarah dengan membaca surah Yasin diatas kuburan, tidak ada tabur bunga dan tidak ada berbagai kebiasaan lain umat Islam Indonesia dalam berziarah ke kuburan.

Rasulullah SAW hanya mengajarkan bahwa berziarah ke kubur itu hanya untuk mengingatkan kita yang hidup akan dunia akhirat, serta berdo'a kepada Allah SWT untuk kebaikan orang yang telah meninggal. Berdoa dilakukan menghadap kiblat, bukan menghadap kuburan untuk menghindari kecenderungan terjadinya tindakan syirik atau menyekutukan Allah SWT.

Papan Makam Baqi

Didepan makam Baqi sendiri dipasang papan pengumuman besar dalam 3 bahasa (termasuk bahasa Indonesia) yang berisi petunjuk Nabi Muhammad SAW ketika menziarahi pekuburan. Diantara isinya adalah sabda "Ziarahilah kubur karena itu bisa mengingatkan kepada akhirat". Kemudian Rasulullah SAW ketika masuk ke pekuburan selalu memberi salam kepada ahli kubur. Rasulullah juga bersabda "Jangan duduk diatas kuburan dan jangan shalat menghadapnya".

Bagian terakhir dari petunjuk tersebut (lihat foto) adalah dimana Rasul melarang berdoa kepada orang yang telah mati dan meminta manfaat atau pencegahan dari bahaya. Allah SWT berfirman "Dan berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak sanggup menolong dirinya sendiri".(QS AL A'RAAF : 97) Ditambah dengan sabda Rasulullah SAW "Jika kamu ingin meminta, mintalah kepada Allah SWT dan jika kamu ingin memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah SWT ".(HR. Tirmidzi)

Adapun do'a yang dipanjatkan kepada Allah SWT saat berziarah di Makam Baqi berbunyi, "Mudah-mudahan sejahtera atas kamu hai (penghuni) tempat kaum yang beriman. Apa yang dinjanjikan kepadamu yang masih ditangguhkan besok itu, pasti akan datang kepadamu, dan kami insya Allah akan menyusulmu. Ya Tuhan, ampunilah ahli Baqi 'al gargad."

Baca:  Tips Ziarah Di Makam Baqi

WUJUDKAN NIAT ANDA KE BAITULLAH
BERSAMA PROGRAM SOLUSI ARMINAREKA PERDANA
Cara Mudah & Cepat Menunaikan Ibadah Haji & Umrah Tanpa Kendala Biaya

Segera daftarkan diri anda dan keluarga dengan diawali Dp Umroh Rp 3,500,000. Disetor via Teller/ATM/SMS Banking/Internet Banking ke salah satu rekening bank atas nama : Arminareka Perdana
  • BCA : 7510172820
  • Mandiri : 1560001408550
  • BSM : 0690038383
  • BNI: 0147752748
  • BRI : 0528-01-000088-30-3
  • MUAMALAT: 3110014597
Konfirmasikan bukti transfer anda via WA/BBM/Telegram ke Ibu Nur Anisah, S.H., M.Si, HP: 081 332998866 (WA), 08585 268 5353, 0878 5180 3366, Pin BB: 54F183BD atau email ke arminarekacabang@gmail.com (Up. Nur Anisah)

Pelunasannya bisa dengan 3 cara (pilih sesuai kemampuan) yaitu
  1. TUNAI, bagi jamaah yang sudah siap dana
  2. NABUNG, minimal Rp 500.000
  3. GRATIS, dengan menjalankan pogram solusi dimana anda ikut aktif bersyiar mensosialisaikan program haji umroh Arminareka Perdana, maka anda akan mendapatkan Bagi Hasil Syariah untuk melunasi umroh anda
    http://www.caramudahkebaitullah.com/2012/11/formulir-pendaftaran-online-arminareka.html

    Keterangan: Bagi Hasil sudah bisa diterima meski jamaah yang diajak baru setor Dp Umroh / Dp Haji Plus.

    Percayakan Ibadah Umroh anda & keluarga bersama Arminareka Perdana. Salam Baitullah. Allahu Akbar. 

    KANTOR PERWAKILAN 
    PT ARMINAREKA PERDANA
    Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
    Izin Umroh D/78 th 2015 & Izin Haji Plus D/136 th 2015
    Divisi Marketing Lima Utama Sukses
    Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
    081332998866, 08585 268 5353, 0878 5180 3366
    PINBB 54F183BD
    Email: arminarekacabang@gmail.com

    KANTOR PUSAT 
    PT ARMINAREKA PERDANA
    Gedung Menara Salemba Lt.5
    Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
    Telp: 021.3984 2982, 3984 2964, Fax : 021.3984 2985

    About the Author

    Nur Anisah Majid S.H., M.Si
    Kantor Perwakilan Arminareka Perdana. Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya. Telp: SIMPATI: 081-332-99-88-66 (WA), XL: 0878-5180-3366, INDOSAT: 08585-268-5353, PIN BB: NurAnisa, Email: arminarekacabang@gmail.com !

    Related Posts

    0 komentar