Jawapos, Rabu, 12 Juni 2013, Hal 1 - Kabar mengejutkan muncul menjelang detik-detik akhir pelunasan BPIH 2013 hari ini. Pemerintah Arab Saudi akhirnya memangkas kuota haji untuk seluruh dunia hingga 20 persen. Khusus untuk Indonesia, kuoatanya kena pangkas hingga 40 ribu jamaah.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu tadi malam membenarkan kabar pemangkasan ini. Tetapi dia belum bisa menjelaskan lebih detail. Anggito menjanjikan baru sore ini pukul 16.00 WIB menggelar konferensi press terkait pemangkasan itu.

"Belum bisa saya jelaskan lebaih detail. Besok sore saja, kami sedang merapatkan dulu," papar Anggito di Jakarta kemarin. Pemilihan waktu untuk menjelaskan sore ini bertepatan dengan penutupan masa pelunasan BPIH. "Intinya kami terus negosiasi dengan perwakilan Arab Saudi di Indonesia," katanya.

Apakah Kemenag memperoleh kabar ini dadakan? Anggito tidak mau mengaku. Dia meminta masyarakat tidak gusar, hingga ada penjelasan resmi dan utuh dari Kemenag. "Kita selesaikan dulu masa pelunasan BPIH 2013 yang tonggal besok (hari ini, red)," jelas dia.

Kemenag jelas dibuat repot dengan kebijakan Arab Saudi tersebut. Dari kebijakan pemangkasan ini, tentu bakal ada jamaah haji yang sudah melunasi BPIH tetapi tidak dapat berhaji karena kena pemotongan kuota. Pemangkasan ini juga berpotensi berdampak pada pembiayaan haji. Karena untuk sejumlah item pembiayaan, harganya bisa mahal jika jumlah jamaahnya berkurang.

Ketua Komisi VIII DPR (Mitra Kemenag) Ida Fauziah tidak menampik kabar pemotongan ini. "Intinya DPR tetap menunggu penjelasan resmi dari pemerintah (Kemenag)," jelasnya. Namun Ida belum dapat memastikan kapan akan mengadakan pertemuan darurat khusus terkait pemangkasan kuota haji ini. Secara keseluruhan kuota haji Indonesia mencapai 211 ribu kursi. Rinciannya 194 ribu kuota jamaah haji reguler dan 17 ribu kuota haji khusus.

Sebagaimana diketahui, informasi rencana pemangkasan kuota jamaah haji Indonesia pada musim haji 2013 itu didapat setelah Duta Besar Arab Saudi Musthafa bin Ibrahim al Mubarak menegaskan bahwa aka nada kebijakan pengurangan kuota haji untuk semua Negara, tidak terkecuali Indonesia

Pengurangan tersebut terkait dengan adanya penyempitan lahan di Masjidil Haram karena renovasi besar besaran yang dilakukan pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini. Tidak tanggung tanggung, diperkirakan kuota untuk Indonesia pun akan dipangkan 20 % dari total kuota haji Indonesia 211.000 jamaah yang telah mendapat nomor porsi saat ini. Akibatnya, 40.000 hingga 42.000 jamaah haji yang sudah mendapat nomor porsi untuk musim haji tahunn ini terancam gagal berangkat.

Penyempitan lahan di Masjidil Haram tersebut juga sudah dirasakan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI). Sekjem AMPHURI Artha Hanif menyatakan, saat ini dampak riil penyempitan lahan Masjidil Haram belum diraskan secara luas. Tapi, kami selaku travel umroh sudah merasakan, yaitu pembatasan kuota jumlah umroh yang sudah berjalan.” Ujarnya.

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

KANTOR PUSAT
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.co.id  

About the Author

Nur Anisah Majid S.H., M.Si
Kantor Perwakilan Arminareka Perdana. Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya. Telp: SIMPATI: 081-332-99-88-66 (WA), XL: 0878-5180-3366, INDOSAT: 08585-268-5353, PIN BB: NurAnisa, Email: arminarekacabang@gmail.com !

Related Posts

0 komentar