Minggu, 22 Juli 2012

Kepuasan Jamaah Haji Reguler 2011


Hasil Survei Kepuasan Jamaah Haji


Jawapos, Rabu 18 Juli 2012 - Layanan transportasi menjadi keluhan utama jamaah haji reguler Indonesia. Berdasar Survei Badan Pusat Statistik (BPS), layanan transportasi mendapat skor paling rendah diantara layanan layanan lainnya

Kepuasan pelayanan haji 2011 untuk aspek transportasi mendapat skor 77,41 persen. Angka itu jauh lebih rendah dari pada skor kepuasan rata - rata seluruh layanan yang mencapai 83,31 persen. Data tersebut diungkapkan Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers bersama Menteri Agama Suryadharma Ali di Kantor BPS, Jakarta 17 Juli 2012

Masalah layanan transportasi terjadi pada aspek kepadatan orang dalam kendaraan dan kondisi kendaraan yang kurang baik. Secara umum pelayanan petugas kloter mencatat skor tertinggi dengan 88,37 persen. skor layanan lainnya adalah petugas nonkloter 85,07 persen, ibadah 85,82 persen, akomodasi atau pemondokan 81,82 persen, katering 80,46 persen, katering di Armina 78,07 persen serta layanan lain 82,98 persen

Suryamin menyatakan, survei dilakukan hanya untuk layanan ketika berangkat ke Tanah Suci hingga pulang ke Tanah Air. Sementara itu, jamaah yang kecewa karena batal berangkat tidak turut disurvei. Mungkin tahun depan kalau ada usul bisa turut di data juga.

Menteri Agama Suryadharma Ali mengungkapkan, layanan transportasi yang mencakup jutaan jamaah bukan hal yang mudah dibenahi. Hal itu terutama disebabkan tidak seimbangnya unit bisa dengan jumlah jamaah. Masalah ini sudah coba dikoordinasikan dengan pemerintah Arab Saudi. Caranya, menggunakan kereta. Namun, memang belum maksimal," jelasnya

Mengenai keterlambatan pesawat, Suryadharma Ali juga mengaku sudah melakukan sejumlah perbaikan. Dia menuturkan untuk penerbangan dari Jeddah ke Indonesia, memang kerap terjadi penundaan terbang hingga belasan jam. Itu sudah kami siasati dengan meminta otoritas di sama menggunakan gate yang biasanya tidak terpakai, ungkapnya

Survei BPS dilakukan dengan menyebar 10 ribu kuesioner dengan sampel di empat wilayah kerja, yakni Makkah, Madinah, Jeddah dan Armina. Di masing masing wilayah, disebar 2.500 sampel. Kuesioner yang layak diolah mencapau 5.348 kuesioner.

Tanggapan Menteri Suryadharma Ali 
atas Transportasi Jamaah Haji 

Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, permasalahan transportasi khususnya bagi jamaah yang tinggal di atas jarak dua kilometer dari Masjidil Haram merupakan salah satu aspek pelayanan yang sulit dipecahkan.
 
Namun, pihaknya memahami karena jumlah bus yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah jamaah yang harus dilayani. Dari analisanya ada sekitar 3 juta jamaah dari seluruh dunia yang butuh 60 ribu bus. Jarak Arafah-Muzdalifah-Armina sepanjang 16 km. Bis disana hanya digunakan setiap musim haji saja sehingga tak diperhatikan kondisi perawatannya. Bahkan, tidak sedikit yang rusak saat dioprasikan, akibatnya menyebabkan kemacetan panjang."Kita sudah sampaikan pada Menteri Haji disana, tapi belum terpecahkan meski dicoba membuat monorel," ujarnya.  

Menteri Agama Suryadharma Ali juga mengakui transportasi darat dan udara mengalami persoalan rumit. Misalnya penerbangan dari Jeddah ke Tanah Air selalu terlambat tujuh hingga 17 jam. Lalu on time performance diatasi dengan mengajukan permintaan gate tersendiri di terminal barat King Abdul Aziz Jeddah. Akhirnya, keterlambatan maksimal yang terjadi hanya mencapai tiga jam pada tahun lalu.

"Sebetulnya saya tidak puas juga dengan layanan transportasi. Tapi saya coba memahami mengapa bisa begitu,"ujarnya. Sumber :  okezone.com, poskotanews.com

Cara Mudah & Cepat Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah Tanpa Kendala Biaya


Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990 
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009 
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur 
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya 
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

Kantor Pusat 
PT ARMINAREKA PERDANA 
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985

Tidak ada komentar:

Posting Komentar