Sabtu, 03 Maret 2012

Sistem Referensi, Memperingan Biaya Haji


REPUBLIKA.CO.ID, - 4 Oktober 2011 - BEKASI – Biro Perjalanan Haji Plus dan Umroh PT. Arminareka Perdana menerapkan sistem yang cukup bersahabat bagi para calon jamaah haji.

Anggapan Haji sebagai ibadah yang hanya bisa dilakukan oleh golongan ekonomi menengah ke atas, ditepis dengan sistem “referensi”.

Biro yang berkantor di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat ini memberikan jasa marketing sebesar Rp 1,5 juta bagi calon jamaah yang bisa mengajak rekannya umrah. Jika bisa mengajak rekannya ikut berhaji, jasa marketing lebih besar hingga Rp 2,5 juta. “Total biaya US$ 7.000, kalau dipotong jasa marketing bisa memperingan biaya,” kata Humas Arminareka, Widhiastuti.

Calon jamaah, selain mendapatkan pelayanan Haji dan tempat menginap, mereka juga mendapatkan fasilitas koper dan baju ihram.

Musim haji tahun ini, Arminareka Perdana memberangkatkan 520 jamaah haji. Mereka terbagi menjadi empat kelompok pemberangkatan mulai 23, 24, 25 dan 31 Oktober 2011, menggunakan pesawat Emirates.

Masing-masing pemberangkatan, jamaah haji akan didampingi oleh ustadz, pemimpin rombongan, dan pendamping. Agar suasana nyaman, jamaah akan menginap di Hotel Hilton ketika berada di Makkah. Saat di Madinah, jamaah haji akan bermalam di Hotel Movenpik. Rencananya, jamaah haji akan pulang ke Indonesia mulai tanggal 20 November 2011.

Redaktur: Chairul Akhmad

Reporter: Dwi Murdaningsih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar