Calon haji Indonesia itu yang paling mudah diatur dan paling mudah jika harus bersama dengan warga dari negara lain. Itu sebabnya mereka dipilih sebagai jamaah calon haji terbaik di dunia. Begitu penilaian Ketua World Hajj and Umrah Convention (WHUC) Mohsin Tutla tentang perilaku jamaah haji Indonesia.

Tak heran jika pertemuan tahunan WHUC pada Mei 2013 mendapuk jamaah haji Indonesia sebagai “the Best Pilgrim” di dunia mengalahkan jamaah Malaysia yang mendapat medali perunggu dan Turki dengan medali perak. Penghargaan ini merupakan penghargaan paling prestisius dari 15 kategori versi WHUC.

Predikat ini didapat jamaah haji Indonesia dari survei online WHUC secara global melalui voting terhadap lebih dari 5.000 organisasi yang terlibat penyelenggaraan haji setiap tahun. Hasilnya, Indonesia mendapatkan voting terbanyak.

“Penghargaan ini mencerminkan kerja sama kolektif antara penyelenggara dan jamaah haji yang mewakili suatu bangsa dengan karakternya,” kata Mohsin saat penyerahan medali emas “the Best Pilgrim” kepada Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali di Jakarta.

Mohsin sempat mengungkapkan pengalamannya pada Oktober 2012 ketika berkunjung ke asrama haji Bekasi, Surabaya, dan Lombok.

Menurutnya, manfaat paling utama yang dia rasakan adalah bagaimana kondisi orientasi jamaah haji dan cara mereka mengelola harapan di Arab Saudi. Seperti, akomodasi, standar makanan, integrasi dengan pihak luar, dan manajemen koordinasi.

Penghargaan ini telah menginspirasi masyarakat internasional serta misi haji negara lain. Dia mengakui setiap negara memiliki budaya masing-masing dan perilaku itu terlihat saat mereka berkumpul dengan warga dari negara lain. “Kalau jamaah haji Indonesia itu tetap tenang, kalem meski ada masalah,” katanya.

Malaysia, kata Mohsin, sebenarnya pelaksanaan hajinya sangat teratur. Namun, Indonesia tetap unggul karena mengatur calon haji (calhaj) yang jauh lebih banyak dari Malaysia.“Apalagi, calhaj Indonesia berasal dari etnis berbeda-beda.”

Perilaku jamaah selama penyelenggaraan haji yang sopan, tertib, dan mudah diatur ini diakuinya layak menjadi inspirasi bagi negara lain. Tak aneh jika pada Agustus lalu Mohsin menerima perwakilan misi haji Nigeria dan menyatakan niatnya berkunjung ke Indonesia untuk belajar mengelola haji.

“Mereka memilih Indonesia, bukan Malaysia. Semua ini tentu tak lepas dari peran Kementerian Agama Indonesia,” kata Mohsin kepada Republika.

Menanggapi penilaian WHUC itu, Menag menyatakan bahwa penghargaan ini bukan dialamatkan kepadanya. “Tapi, kepada seluruh jamaah haji yang membantu kelancaran penyelenggaraan haji ini,” katanya.

Jamaah haji Indonesia terkenal paling sopan, santun, dan ramah kepada semua orang termasuk dari negara lain. “Itu mengapa jamaah kita dihormati karena mereka juga menghormati jamaah dari negara lain,” ujarnya. sumber: jurnalhaji

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
031-7111 3345, 081 332998866
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

About the Author

Nur Anisah Majid S.H., M.Si
Kantor Perwakilan Arminareka Perdana. Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya. Telp: SIMPATI: 081-332-99-88-66 (WA), XL: 0878-5180-3366, INDOSAT: 08585-268-5353, PIN BB: NurAnisa, Email: arminarekacabang@gmail.com !

Related Posts

0 komentar