LightBlog
Tampilkan postingan dengan label Ibadah Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibadah Haji. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2011

Hawa Terik Menyengat Jamaah di Padang Arafah

06.44 0

Jawapos, Minggu 6 Nopember 2011, Hal 1
 
Hawa terik dirasakan seluruh jamaah haji yang melaksanakan prosesi puncak haji berupa wukuf di Padang Arafah kemarin (5/ 11). Sengatan panas mengalami titik puncak ketika jamaah berada di tenda, mendengarkan khotbah wukuf. Saat itu suhu udara diperkirakan 38-40 derajat Celsius. Namun, hingga berakhirnya prosesi wukuf, belum ada laporan jamaah yang menjadi korban akibat sengatanmatahari. Baca

Perbaiki Katering Jamaah Lansia

Udara terik itu hanya mengakibatkan jamaah cepat lelah saat melaksanakan wukuf . Padahal, selain wukuf masih banyak prosesi haji, seperti melempar jumrah, sai, dan tawaf di Masjidilharam. Tentu saja, sengatan panas matahari itu lebih baik daripada terjadi hujan di Arafah. Belajar pada pengalaman 2008, hujan daras yang disertai petir membuat kalang kabut jamaah. Sebagian jamaah yang tidak tertampung di tenda akhimya basah kuyup. Bahkan, saat itu sebagian wilayah Arafah terlanda banjir

 
Nah, kemungkinan terjadi banjir saat wukuf juga diantisipasi pemerintah Arab Saudi. Di beberapa titik terlihat sejumlah perahu karet dan kendaraan untuk medan berat. Selain sengatan terik, khotbah wukuf diwarnai hilir mudiknya sejumlah helikopter yang mengawasi pergerakan jamaah. Heli bakal terus meraung-raung hingga jamaah menuju ke Muzdalifah Mina. Saudi menyiagakan sekitar 63 ribu petugas keamanan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk di Arafah dan Mina. Itu belum termasuk petugas haji dari negara-negara asal jamaah. 
 
Sementara itu, pergerakan jamaah dari Makkah menuju Arafah untuk mengikuti wukuf pada Jumat malam atau Sabtu dini hari kemarin (5/11) berlangsung lancar. Ketua DPR sekaligus ketua rombongan anggota DPR di Makkah Marzuki Alie melaporkan, hingga Sabtu pagi seluruh jamaah sudah berada Arafah. Marzuki berharap tidak ada kejadian buruk saat jamaah berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Di Arafah, Marzuki bisa merasakan perbaikan layanan haji dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Karpetnya juga masih baru dan bersih. 
 
Jamaah cukup puas," kata Marzuki kepada tim Media Center Haji (MCH) Humas Kementrian Agama (Kemenag) di Arafah kemarin (5/11). Anggota DPR dari Partai Demokrat itu menuturkan, ada beberapa tenda yang hanya dilapisi kain untuk alas. Namun, sejak kedatangan jamaah haji, tenda ini diberi tikar plastik. Marzuki menuturkan, pemerintah mengatur bahwa satu tenda menampung 10 jamaah. Mudah—mudahan dengan isi yang tidak terlalu penuh, jamaah tidak mengeluh kepanasan. Sebab, papar Marzuki, kondisi di Arafah saat ini cukup panas. ‘

Antrean yang sedikit mengular tampak saat jamaah akan makan. Seperti diketahui, tahun ini pemerintah menetapkan bahwa makanan di Arafah dihidangkan dengan model katering. Bukan boks atau kotakan. Pemerintah beralasan, model katering bisa menghindarkan jamaah cari potensi keracunan. Marzuki menuturkan, konsekuensi model katering adalah jamaah-harus antre untuk makan. Bagi jamaah yang masih bugar dan berumur relatif muda itu tentu bukan persoalan. Tapi, yang mengganjal bagi Marzuki adalah jamaah yang sudah berumur lebih dari 60 tahun.·


"Evaluasinya, bisa dibuatkan meja prasmanan khusus untuk jamaah lansia’ tandasnya. Jika tidak bisa, pemerintah bisa mengupayakan model boks atau kotakan khusus untuk jamaah umur 60 tahun ke atas. Saat ini makanan, disajikan dalam sebuah meja panjang untuk jamaah satu kloter. Rata-rata, satu kloter terdiri atas 450 orang. Di tengah mulai padatnya jamaah haji di Armina, penjagaan petugas keamanan Saudi semakin ketat. Kepala Bidang Pengamanan PPIH Arab Saudi Siswoyo menuturkan, aparat kepolisian dan tentara Saudi hingga relawan diterjunkan untuk mengawasi penjuru Armina
 
Di tengah pengamanan yang ketat, khotbah wukuf kemarin disampaikan Hasyim Muzadi selaku wakil amirul haj. Dalam khotbah bertajuk Pusat Makna Kemanusiaan itu, Hasyim berpesan, seorang haji wajib membawa nilai Arafah untuk kemaslahatan pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa. 
 
 

Jamaah Haji Reguler Jawa Timur Mengeluh

06.25 0
Sulit Air hingga Jauhnya Maktab
Jawapos, Sabtu 5 Nopember 2011, Hal 14

Makkah — Wagub Jatim Saifullah Yusuf meninjau langsung tempat pemondokan jamaah haji asal Jatim yang tersebar di berbagai maktab di Kota Makkah. Salah satu yang ditinjau adalah pemondokan jamaah haji asal Tuban dan Sidoarjo. Di tempat itu, Saifullah menemui para jamaah asal dua kabupaten tersebut di kawasan Bahotma, Makkah. Dia juga ditemui Bupati Tuban Fathul Huda yang kebetulan berada di lokasi untuk meninjau jamaah hajil asal Tuban. 
Secara umum, kondisi jamaah haji asal Jatim yang tersebar di sekitar 78 maktab baik-baik,” kata Saifullah yang kebetulan bertemu Jawa Pos saat melintas di sekitar Masjidilharam Kamis (3/ 11). 

Saifullah saat itu didampingi mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yahya C. Staquf. Meski demikian, ada beberapa keluhan jamaah haji. Misalnya, sebagian jamaah mengeluhkan jauhnya maktab atau tempat pemondokan mereka sekitar 4 kilometer dari Masjidilharam. ”Meski jauhnya 4 km dari Masjidilharam, kalau lewat terowongan, itu bisa lebih cepat. Namun, sebagian besar maktab jamaah haji asal Jatim hanya berjarak 2 kilometer,” katanya. Misalnya, jamaah haji di daerah Jarwal yang hanya berjarak sekitar 2 km dari Masjidilharam

Selain itu, beberapa jamaah haji mengeluhkan soal air yang tidak lancar. Terutama, mereka yang tinggal di lantai atas. Untungnya, keluhan tersebut cepat direspons pengelola gedung. ”Jadi, masalahnya tidak berkepanjangan," tuturnya. Soal akomodasi dari maktab ke Masjidilharam juga dikeluhkan jamaah. Memang ada bus, tetapi mereka harus berebutan dengan jamaah lain dari Turki yang satu pemondokan. Apalagi, tujuh hari, sebelum wukuf Arafah,’ semua transportasi bus ke Masjidilharam sudah dihentikan, Akibatnya, banyak jamaah yang kesulitan menuju Masjidilharam. Terpaksa, mereka naik taksi atau jalan kaki.
 
Pemprov Jatim akan membahas untuk memecahkan masalah ini,” kata Saifullah. Apakah meniru Pemda DKI yang menyediakan bus bagi jamaah DKI atau cara lain kita bahas nanti tambahnya· Soal makan juga dikelulukan sebagian jamaah. Meski uang lauk atau biaya hidup selama menjalani ibadah haji sudah diserahkan kepada jamaah, mereka berharap ada jatah makan. Misalnya, malam. "Ini agar waktu jamaah tidak habis tersedot untuk memasak, keluh jamaah. ”Tugas kita pemerintah ya menampungnya ujarnya. Maktab atau pemondokan jamaah haji Indonesia memang jadi masalah setiap tahun. Sebab, pemerintah kalah langkah dengan pemerintah negara lain yang bisa menyewa gedung puluhan tahun. 

Selasa, 27 September 2011

Wawancara Khusus Suryadharma Ali: Kesiapan Pelaksanaan Ibadah Haji 2011

17.35 0
Paling Menegangkan Pelayanan Konsumsi
Jpnn, Kamis, 15 September 2011 , 07:45:00
MUSIM haji tahun ini segera tiba. Setiap kali penyelenggaraan ibadah haji selalu menarik perhatian publik. Tak heran jika pelayanan haji banyak menuai pujian sekaligus suara sumbang. Namun begitu, suara minor lebih mendominasi. Padahal, pemerintah terus melakukan upaya perbaikan dari tahun ke tahun. Hingga kini perbaikan itu makin terasa, utamanya soal jarak pemondokan dan catering.

Apalagi dengan tangan dingin Menteri Agama
(SDA) yang juga Ketua Umum PPP, kualitas pelayanan ibadah haji itu membaik. Seperti apa tingkat kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1431H/2010M lalu? Berikut petikan wawancara khusus Wartawan INDOPOS (Grup JPNN), Hari Azhari, di kediaman pribadinya belum lama ini.

Sebagian Pengamat mengatakan pelayanan jamaah haji buruk, pendapat Pak
?
Kita terus mengevaluasi untuk perbaikan pelayanan setiap pelaksanaan ibadah haji. Untuk memenuhi harapan itu, sudah pasti harus ada kesungguhan niat. Kita harus bekerja lebih awal, lebih cermat dan lebih keras. Misalnya, mencari rumah (pemondokan, red) dan catering untuk konsumsi jemaah. Itu kita lakukan jauh sebelum negara lain melakukan. Jadi kita memiliki banyak pilihan atau alternatif untuk memaksimalkan layanan terbaik bagi jemaah haji.  

Bagaimana cara Kementerian Agama mengukur kepuasan jamaah haji? 

Perlu ada indikator dan ukuran tingkat pemenuhan kebutuhan dan harapan jamaah haji. Kami menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Survei lainnya  untuk mensurvei Kepuasan Jamaah Haji terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji pada 2010 M/1431 H lalu. Upaya itu dilakukan untuk mengukur kinerja penyelenggaraan ibadah haji pada berbagai aspek dan dimensi, indeks kepuasan, tingkat kepuasan, dan tingkat harapan sesungguhnya yang dirasakan jamaah haji. 

Apa objek surveinya?

Objek survei meliputi berbagai aspek pelayanan, di antaranya Pelayanan Petugas Haji pada Daerah Kerja Madinah, Makkah, Jeddah dan Armina, pelayanan Petugas Kloter maupun non Kloter, Pelayanan Transportasi, Pelayanan Akomodasi/Pemondokan, Pelayanan Catering dan Pelayanan Umum yang meliputi informasi, administrasi, barang bawaan, dan dokumen serta pelayanan lainnya.

Lalu, kesimpulan hasil riset BPS?

Dari hasi survei itu menunjukkan bahwa pelayanan terhadap jamaah haji di Arab Saudi pada 2010 tergolong memuaskan. Secara rata-rata, indeks kepuasan jamaah haji Indonesia mencapai 81,45 persen. Angka tersebut dalam level Nilai Indeks Kepuasan dan Tingkat Kepuasan masuk kategori Memuaskan/di atas standar. Artinya secara umum 81,45 persen dari harapan jamaah haji telah dipenuhi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji. Aspek pelayanan dengan pemenuhan harapan tertinggi terdapat pada Pelayanan Petugas Kloter sebesar 88,88 persen, tetapi tidak berarti aspek yang lain terabaikan. Sebab, nilai indeks terendah saja masih mencapai 75.68 persen yaitu Pelayanan Catering. 

Bagaimana dengan konsumsi yang selalu menjadi persoalan paling sensitif?

Paling menegangkan bagi saya selaku Menag adalah pelayanan konsumsi. Sebab, survei menunjukkan masih perlu peningkatan pelayanan catering. Hal itu juga menyangkut kesehatan jamaah secara mutlak, karena berkaitan dengan stamina yang akan mereka persiapkan untuk ibadah.

Sesensitif apa sih Pak
?
Begini. Makanan telat datang, jamaah bisa marah. Makanan tidak enak atau basi juga marah. Karena itu kami tidak mau ambil risiko dengan cara tetap menggunakan catering yang sudah teruji pengalamannya dalam musim haji, terutama catering yang sudah berpengalaman bekerja sama dengan kami pemerintah Indonesia.

Selain itu?

Kami juga terus memperketat pemantauan, mulai bahan baku yang digunakan sampai proses penyajian. Karena bagi kami kesalahan dalam pelayanan makanan adalah sesuatu hal yang bisa dipahami dan dimaklumi tetapi tidak bisa dimaafkan. Makanya kami juga sudah menyediakan ahli gizi dan ahli kesehatan, untuk mengantisipisi persoalan yang tidak diinginkan dan guna memaksimalkan pelayanan bagi jamaah haji. 

Apa ada yang membedakan dengan penyelenggaraan ibadah haji sebelumnya? 

Yang sangat membedakan adalah dari sisi pendidikan jamaah haji, ada peningkatan cukup signifikan dibanding 10 tahun lalu. Jamaah haji yang buta huruf sudah bisa dibilang sangat sedikit beberapa tahun terakhir ini, meskipun masih didominasi jamaah berlatar belakang pendidikan sekolah dasar. Sisi lain yang cukup berbeda adalah dari segi umur. Jamaah tua semakin banyak, tetapi yang menunggu giliran berangkat haji juga makin tinggi jumlahnya.

Berarti dari sisi pendidikan dan harapan hidup semakin baik?

Benar. Antrean semakin panjang itu juga membuktikan bahwa ekonomi masyarakat semakin membaik pula.    

Bisa dibilang, ini merupakan prestasi puncak pelayanan haji?

Kalau saya memandangnya, kesuksesan pelaksanaan ibadah haji karena kerja keras dan juga campur tangan Allah (invisible hand). Doa, berusaha, dan tawakal. Coba kita bayangkan, mengelola 211 ribu jamah haji di tengah-tangah jutaan jamaah haji dari negara lainnya (sekarang mengalami penambahan menggenapi kuota menjadi 221 ribu orang). Jadi, kalau tidak ada campur tangan Allah, saya rasa tidak mungkin bisa melaksanakan yang terbaik buat masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji. Tetapi, tentu semuanya juga perlu ikhtiar maksimal untuk terus melakukan yang terbaik bagi jamaah haji. Tanpa itu, sangat tidak mungkin semua berjalan sesuai harapan, karena Allah selalu bersama orang yang berusaha dan sungguh-sungguh.

Ini bukti bahwa kita bisa memberikan pelayanan terbaik?

Ya, meskipun tidak semua keinginan bisa kami akomodasi. Tapi, dalam hal tertentu yang masih belum bisa kami layani atau pelayanannya kurang, itu akan terus menjadi bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Yang terpenting secara global para jamaah haji 2010 merasa puas.

Bagaimana dengan kesiapan pelaksanaan ibadah haji 2011?

Semua sudah dipersiapkan. Kami baru saja memantau di sana dan mempersiapkan segala sesuatunya. Tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya. (*)


Artikel Terkait:

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminautama.com

Menag Ambil Alih 1.413 Kursi Kosong Haji

16.52 0
Bakal Dibagi ke KPK, DPR, Ormas, dan Media Massa
Jawapos, Sabtu 24 September 2011, Hal 1 & 12
JAKARTA - Harapan masyarakat umum untuk berangkat haji lebih cepat dan antrean daftar tunggu (waiting list) sudah ditutup kemarin (23/9). Itu menyusul kebijakan Menteri Agama (Menag) (SDA) yang sudah mengambil alih 1.413 kursi kosong calbn jamaah haji (CJH) yang tidak terserap di tingkat provinsi. Kursi kosong yang menjadi kewenangan Menag itu siap dibagi ke sejumlah pihak. Di antaranya untuk para pengawas dari KPK dan BPS, DPD, Komisi VIII DPR sebagai mitra Kemenag, non-Komisi VIII DPR, instansi kementerian atau Iembaga negara lainnya, perbankan, organisasi masyarakat (ormas), tokoh masyarakat, media massa, serta perorangan.

Catatan di Kemenag menyebutkan, jumlah kursi kosong itu jauh lebih kecil daripada permintaan percepatan ibadah haji yang masuk. Berdasar data Kemenag, diketahui ada 1.100 pemohon yang mengajukan 5.009 kursi percepatan pemberangkatan ibadah haji. "Semua pihak yang mengajukan kebagian. Dengan perincian yang kami tentukan sendiri," sebut Direktur Pelayanan Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Zainal Abidin Supi kemarin. Dia menutup rapat perincian pembagian tersebut. Menurut sumber di lingkungan Kemenag, setiap tahun jatah bagi-bagi kursi haji itu paiing dominan diambil kalangan DPR. Supi menjelaskan, kebijakan membagikan kursi untuk mempercepat pemberangkatan tersebut tidak berarti jamaah naik haji gratis. "Mereka tetap membayar BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji, Red) sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terangnya. 

Bahkan, para CJH yang bisa berangkat lebih cepat itu diimbau harus segera melunasi kekurangan BPIH. Kebijakan menteri yang mengambil alih sisa kursi kosong tersebut sudah diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji. Upaya Menag mengambil alih kursi itu kerap menimbulkan polemik, Sebab, setiap kali dimintai konfirmasi, menegaskan bahwa kursi kosong tersebut muncul karena kuota tambahan yang disebar kembali ke provinsi tidak terserap.

Namun, bagi beberapa CJH yang antre mengajukan percepatan haji di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, alasan tadi mengada-ada. "Tidak mungkin tidak terserap. Di daerah saya saja antrean hajinya lebih dan lima tahun ucap salah seorang CJH yang mengantre melalui Siskohat.
 
Sebaliknya, dia menuding, Kemenag pusat memang sengaja meminta provinsi tidak menutup 100 persen kuota yang sudah diabaikan tersebut. Motif di balik langkah itu adalah mengakomodasi permintaan—permintaan yang datang langsung dari orang orang dekat menteri. Seperti dari anggota DPR, DPD, dan instansi  pemenntah lainnya.  Soal munculnya tudingan tersebut, Supi enggan berkomentar banyak Dia hanya menegaskan, mekanisme pengisian kursi kosong itu sudah memiliki landasan hukum. 

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminautama.com

Sabtu, 24 September 2011

Kuota Haji Ditambah 10.000

07.33 0
Kuota Haji Ditambah 10.000
SURYA, Senin 12 September 2011


"Prioritas untuk Jemaah Manula, Saat ini daftar tunggu (waiting list) CJH asal Jatim sudah mencapai 11 tahun," Kepala Kanwil Kementerian Agama Jatim, M Sudjak

JAKARTA - SURYA - PEMERINTAH Arab Saudi mengabulkan permohonan penambahan kuota untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 10.000 orang, sehingga jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim ibadah haji tahun 2011 menjadi 221.000 orang (211.000 + kuota tambahan 10.000).

Hal itu diungkapkan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (11/9), setiba dari Arab Saudi untuk mengecek persiapan haji. Suryadharma menjelaskan, tambahan kuota akan dialokasikan kepada jemaah haji regular 7.000 orang, sehingga jumlah jemaah reguler menjadi 201.000 orang (194.000 + tambahan kuota 7.000). "Sisanya, 3.000 orang untuk jemaah haji khusus. Sehingga total jemaah haji khusus 20.000 orang (17.000 + tambahan kuota 3.000),” katanya

Sebelumnya  kuota haji RI 211.000 orang. Jumlah itu dialokasikan kepada calon jemaah haji (CJH) reguler 194.000 orang dan haji khusus 17.000 orang. Untuk sisa kursi 2.585 buah karena tak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sampai batas waktunya. Pemerintah akan mengembalikan ke daerah. Sedang penambahan kuota 10.000 orang akan diprioritas kan untuk daerah yang waiting listnya tinggi, dan CJH yang usianya lanjut alias manula.

Soal pemondokan di Mekkah tahun ini jaraknya lebih dekat dari Masjidil Haram. Disiapkan 319 gedung dengan kapasitas 202.016 orang. di antaranya 93 persen di bawah jarak 2 km dari Masjidil Haram. 7 persen berjarak 2.01 km hingga 2,5 kim. Pemondokan di Madinah seluruhnya di wilayah Markaziah berjarak maksimal 500 meter dari Masjid Nabawi. Untuk transito yang pulang melalui Bandara King Abdul Aziz telah disiapkan akomodasi 11 hotel berkapasitas 140.000 jemaah.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Jatim, M Sudjak saat dihubungi Minggu (11/9] malam. menyambut baik tambahan kuota. Ia berharap tambahan dibagi ke tiap wilayah berdasar jumlah penduduk dan masa tunggu CJH.

Saat ini daftar tunggu (waiting list) CJH asal Jatim sudah mencapai 11 tahun atau terlama dibanding provinsi lain. Artinya. jika seorang mendaftar tahun ini,  dia baru berangkat haji tahun 2021.

Sementara itu, berdasar data Sistem Komputer Haji Terpadu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (Siskohat PPIH( Embarkasi Surabaya, hingga batas waktu pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2011 tahap dua, Jumat (9/9]. 542 CJH asal Jatim belum melunasinya. Dari jumlah kuota 34.165 orang. Yang melunasi 33.623 orang. Mereka inilah yang akan diberangkatkan tahun ini. sedangkan kursi yang tak terisi ditarik ke Pusat bersama dengan dari wilayah lain. Oleh Menag, kuota sisa ini akan dibagi lagi.   

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminautama.com

Pemondokan Haji Reguler 2 Km dari Masjidil Haram

07.16 0
Kuota Haji RI tambah 10 Ribu
Jawapos, Senin 12 September 2011, Hal 1 & 12


JAKARTA — Lobi pemerintah Indonesia ke Kerajaan Arab Saudi untuk meminta tambahan kuota haji musim 2011 tidak sempurna. Mereka gagal memperjuangkan permintaan kuota tambahan sebesar 27 ribu. Pemerintah melalui Kemenag kemarin (12/9) memastikan bahwa Indonesia hanya mendapatkan tambahan kuota 10 ribu. Urusan lobi-melobi itu dijalankan langsung oleh Menag (SDA). Bersama jajaran eselon satu Kemenag, dia terbang ke Saudi Minggu lalu (4/11). Saat kembali dari Saudi kemarin, langsung mengumumkan hasil permohonan penambahan kuota Haji 2011 

Pemondokan Haji Reguler 2 Km dari Masjidil Haram

Urusan tambahan kuota ini, kita termasuk cerewet," jelas ketua umum DPP PPP itu diruang VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin. Menurut , penambahan kuota itu menggenapi total kuota jamaah haji lndonesia yang mencapai 221 ribu orang. Sebelumnya, kuota definitive jamaah haji lndonesia sesuai rapat OKI (Organisasi Konferensi Islam) adalah 211 ribu orang, Itu dibagi menjadi 194 ribu kursi untuk jamaah regular dan 17 ribu kursi untuk jamaah haji khusus atau ONH (ongkos naik haji) plus. Tambahan kuota haji itu lantas dipecah lagi. Jamaah haji regular mendapat jatah 7.000 kursi, sedangkan jatah jamaah haji khusus sejumlah 3.000 kursi. menuturkan, mulai hari ini (I2/9) Kemenag bakal mendistribusikan tambahan kuota tersebut. menegaskan, tambahan kuota itu bakal diprioritaskau untuk provinsi-provinsi dengan daftar tunggu atau waiting list yang panjang.

Di antaranya, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Kalteng, dan Kalsal. Di tiga provinsi tersebut, kursi keberangkatan haji untuk 2020 saja sudah ludes. Pertimbangan selanjutnya adalah prioritas umur calon jamaah haji (CJH). mengatakan, setelah dibagi per provinsi, bakal dipilah lebih spesifik lagi sesuai umur jamaah. "Prioritas kami adalah jamaah di atas 60 tahun,” kata dia.  mengingatkan, jamaah di atas 60 tahun yang masuk daftar tunggu berpeluang haji tahun ini, asalkan hanya mau berangkat haji dengan satu pendamping.

Selain mengembalikan lagi kuota tambahan ke daerah, Kemenag bakal mengembalikan lagi sisa kursi kosong jamaah haji yang tidak melunasi BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji). Seperti diketahui, tahun ini ada 2.582 jamaah yang tidak melunasi BPIH. berharap, Kantor Wilayah I (Kanwil) Kemenag bisa mengupayakan menutup kursi kosong tersebut. Jika tidak juga terisi, menegaskan, kursi kosong itu menjadi wewenang penuh Menag. Dia belum mengatakan batas atau deadline bagi Kanwil Kemenag mencari jamaah baru untuk menutup kursi kosong tersebut. Diagendakan, hari ini Kemenag sudah menetapkan jadwal itu.

  juga tidak menampik kabar menumpuknya proposal pengajuan CJH untuk mengisi kursi kosong dari CJH yang tidak melunasi BPIH. Tetapi, dia tidak menyebutkan jumlah pasti proposal tersebut. Selain berada di meja menteri, proposal pengajuan itu berada di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) serta pejabat lainnya. menegaskan, proposal-proposal tersebut bakal digunakan jika kanwil sudah tidak bisa menutup kursi kosong. Selain urusan kuota haji, kemarin menuturkan hasil akhir kesiapan pemondokan.

Catatan dari Kemenag menyebutkan, tahun ini sudah disiapkan 319 pemondokan dengan total kapasitas 202.016. Pomondokan tidak diperuntukkan  jamaah haji khusus Di antara jumlah pemondokan tersebut, 93 persen berada di radius 2 kilometer dari Masjidil Haram Sisanya sebesar 7 persen berada di radius lebih dari 2—2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Seluruh pemondokan itu dibagi menjadi 71 maktab. Pengundian maktab atau disebut juga Qur’ah bakal dilaksanakan 14 September di Jakarta. Seluruh Kanwil Kemenag bakal hadir untuk melotre posisi maktab


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminautama.com
LightBlog